Tips Membuat Susu Kedelai

Tips Membuat Susu Kedelai Agar Tidak Langu



image: hometownseeds.com/
Membuat susu kedelai adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah, sebab pekerjaan ini mudah dipraktekan, namun jika prosesnya kurang sempurna akan menghasilkan rasa langu pada susu kedelai. 

Tulisan ini adalah hasil dari praktek saya membuat susu selama berbulan-bulan, sebab dulu memang saya pernah berjualan susu kedelai dan susu kedelai yang saya jual merupakan produksi sendiri. Awal-awal saya dapat membuat susu adalah hasil dari berguru pada teman saya yang saat itu memproduksi susu kedelai.

Setelah saya belajar membuat susu, selang beberapa hari langsung saya praktekan, namun saat itu hasilnya kurang memuaskan, sebab susu kedelai buatan saya malah menghasilkan bau langu, yaitu bau khas kedelai yang digiling tanpa direbus dulu.

Dari situ, kemudian saya belajar lagi, kepada teman yang lain, yang juga berprofesi pembuat susu kedelai, selain itu saya juga membaca tips bagaimana membuat susu kedelai, dari pengalaman tersebut dapat saya bagikan kepada para pembaca, bagaimana tips membuat susu kedelai agar tidak langu.


  • Siapkan Kedelai sebanyak 200gr.
  • Silahkan rendam kedelai selama sekitar 4-6 jam. 
  • Setelah direndam, bersihkan kedelai.
  • Lalu rebus, dengan api kecil sampai mendidih.
  • Tunggu sekitar 5 menit, lalu blender kedelai sampai halus.
  • Peras sampai hanya menyisakkan ampas.
  • Rebus perasan kedelai sampai mendidih.
  • Saat merebus kedelai, tambahkan sedikit jahe dan daun pandan.
  • Setelah mendidih tambahkan gula pasir secukupnya.
  • Jadi deh...
Ket. Perbandingan Kedelai dengan Air =  200gr kedelai idealnya menggunakan 2,5-3 liter air


Read More

Cara Pasang Alexa Widget di Blog

Cara Pasang Alexa Widget di Blog Kita


Mengutip devinisi dari wikipedia, Alexa Internet adalah sebuah perusahaan yang berbasis di California USA, pengelola web http://alexa.com ini merupakan situs web yang menyediakan informasi tentang statistik sebuah blog diukur dari trafik pengunjungnya, dari situ kemudian muncul urutan peringkat suatu blog berdasarkan data-data yang dimiliki alexa.

Biasanya, para blogger menggunakan beberapa cara untuk merampingkan peringkat Alexanya, antara lain, Memasang Alexa widget di blognya, memasang Alexa toolbar di browser komputernya, sesering mungkin mengupdate blognya dengan tulisan-tulisan dan lain-lain, serta cara-cara lain yang memungkinkan dapat merampingkan peringkat blognya di Alexa.

Sebagian blogger menganggap penting terhadap urutan peringkat suatu blog yang dikeluarkan oleh alexa, sebab semakin ramping sebuah blog berarti itu menunjukan jumlah trafik pengunjung yang semakin meningkat, dan ini menjadi salah satu alasan perusahaan memasang iklannya di blog dengan peringkat alexa yang kecil, sebab semakin kecil peringkat alexanya maka blog itu dianggap oleh sebagian besar blogger sebagai blog yang banyak pengunjungnya.

Cara pasang alexa widget di blog, sebenarnya sudah banyak ditulis oleh para master blogger, namun tidak ada salahnya saya mencoba berbagi untuk para pembaca yang belum bisa. Sebelum website alexa.com berganti tampilan, cara memasang alexa widget di blog kita, pertama yaitu kita harus mengunjungi web alexa dengan alamat url alexa.com/siteowners/widget, di situ kita tinggal menuliskan alamat blog kita di kotak kosong yang telah disediakan, kemudian klik enter, lalu muncullah kode html alexa widget blog kita, langkah selanjutnya, kita tinggal copas kode tersebut di blog kita.

Namun cara itu sudah tidak berlaku lagi, sejak beberapa bulan terakhir ini, halaman tersebut sudah tidak ada, namun anda jangan khawatir, saya telah menemukan cara yang sudah saya praktekan, dan alhamdulillah berhasil, berikut caranya;

Copy kode ini:

<a href="http://www.alexa.com/siteinfo/masjidyogyakarta.blogspot.com"><script type="text/javascript" src="http://xslt.alexa.com/site_stats/js/s/a?url=masjidyogyakarta.blogspot.com"></script></a>



Ganti url alamat blog masjidyogyakarta.blogspot.com dengan alamat url blog anda, kemudian paste kode tersebut di blog anda lalu save, cek blog anda.

Selamat mencoba, semoga berhasil. 

ini contoh penampakan alexa widget blog masjidyogyakarta.blogspot.com
Read More

Pilih Mengaji Daripada Nonton TV

Pilih Mengaji Daripada Nonton TV; Itu Baru Remaja Gaul..!!


suasana tadarus al-Qur'an
Saat ini acara televisi semakin bervariasi, dari  acara musik sampai dunia mistik, ada gosip, sinetron, hingga film layar lebar. Apalagi sekarang disetiap rumah tersedia televisi, dan dapat dipastikan hampir setiap anggota keluarga merasakan "manisnya" acara-acara yang disuguhkan oleh televisi.

Acara TV memang membuat hampir semua orang, baik anak-anak, remaja bahkan sampai orangtua ketagihan, ada yang kecanduan nonton sinetron, gosip, musik dan lain-lain, bahkan saking sudah menjadi bagian dari kehidupannya, banyak diantara mereka rela meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai seorang Muslim, hanya demi nonton acara TV.

Fenomena seperti ini memang sangat mengkhawatirkan, tugas Orangtua, Guru, Organisasi Keagamaanlah yang harus mengambil perannya di sini, tugas-tugas itu antara lain memberikan pemahaman tentang bagaimana menyikapi tontonan televisi dengan bijaksana, pendampingan orangtua terhadap anaknya, serta secara berkala memberikan ilmu-ilmu agama yang mencakup akidah dan lain-lainnya.

Salah satu peran Takmir Masji dalam menghadapi era digitalisasi adalah mengadakan majelis-majelis ilmu dan mengajak para jamaahnya untuk dapat berpartisipasi dalam program yang telah diadakan ini. Program ini sendiri adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa para jamaah, apalagi sekarang program-program tv banyak yang cenderung merusak aqidah generasi bangsa (Remaja).

Salah satu majelis itu adalah, kelompok tadarus remaja putra, acara ini sendiri berisi pembacaan al-Qur'an secara bersama-sama dan bergantian, selain pembacaan al-Qur'an acara irni pula diisi oleh kajian keagamaan, dan Alhamdulillah, ternyata banyak remaja di sini ketika agenda tadarusan tiba, mereka lebih memilih mengaji daripada nonton TV.

Pada Jum'at 31/5/14, majelis tadarus al-Qur'an ini diikuti oleh 13 remaja dusun Pengkol dan Cokronteng, bertempat di Rumah saudara Yusron, acara ini dimulai setelah shalat isyak atau Pkl. 19.15 - 21.00 WIB.
Read More

Daftar Nama Universitas di Jogja

Daftar Nama Universitas di Jogja


Selain terkenal dengan Kota Wisata dan Budaya, Yogakakarta juga terkenal dengan sebutan kota pelajar, predikat ini layak disematkan kepadanya, pasalnya; di Kota ini ada terdapat hingga ratusan ribu pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah, mulai dari aceh sampai papua, hampir semuanya ada di sini. 

Di Kota ini pula terdapat ratusan perguruan tinggi negeri maupun swasta, berikut adalah daftar nama universitas di jogja:

Universitas
  1. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, website http://uin-suka.ac.id
  2. Universitas Islam Indonesia, website http://uii.ac.id
  3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, website http://umy.ac.id
  4. Universitas Ahmad Dahlan, website http://uad.ac.id
  5. Universitas Negeri Yogyakarta, website http://uny.ac.id
  6. Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa, website http://ustjogja.ac.id
  7. Universitas Gadjah Mada, website http://ugm.ac.id
  8. Universitas Technologi Yogyakarta, website http://uty.ac.id
  9. Universitas Janabadra, website http://janabadra.ac.id
  10. Universitas Mercubuana Yogyakarta, website http://mercubuana-yogya.ac.id
  11. Universitas Proklamasi 45, website http://up45.ac.id
  12. Universitas Kristen Immanuel, website http://ukrimuniversity.ac.id
  13. Universitas Cokroaminoto, website http://ucy.ac.id
  14. Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", website http://upnyk.ac.id
  15. Universitas Sanata Dharma, website http://usd.ac.id
  16. Universitas Kristen Duta Wacana, website http://ukdw.ac.id
  17. Universitas Dirgantara Indonesia, telephon (0274) 418248
  18. Universitas Atma Jaya, website http://uajy.ac.id
  19. Universitas PGRI Yogyakarta, website http://upy.ac.id
  20. Universitas Widya Mataram, website http://widyamataram.ac.id
  21. Universitas Respati Yogyakarta, website http://respati.ac.id

Sekolah Tinggi
  1. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
  2. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN
  3. STIE Widya wiwaha
  4. STIE SBI
  5. STIE YKP
  6. STIE Pariwisata API
  7. STIE Adiguna
  8. STIE IEU
  9. STIENUS
  10. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Aisyiyah
  11. STIKES Global Nusantara YK
  12. STIKES Alma Ata
  13. STIKES Ahmad Yani
  14. STIKES Guna Bangsa
  15. STIKES Madani
  16. STIKES Surya Global
  17. STIKES Al-Islam
  18. STIKES Wira Husada
  19. STIKES Bethesda YAKKUM
  20. STIKES Yogyakarta
  21. (Bersambung)

Read More

Tempat Wisata Di Jogja

Tempat Wisata di Jogja Yang Terkenal



salah satu penghuni gembira loka zoo
Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia, wilayah ini hanya memiliki luas 3,133.15 KM2, bandingkan dengan Jawa tengah yang mencapai 32,800.69 KM2 (indonesiadata.co.id), di Provinsi ini terdapat 4 Kabupaten yaitu; Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul, dan 1 Kota, yaitu Kota Yogyakarta.

Dari Masing-masing Kabupaten dan Kota itu, terdapat tempat-tempat wisata yang terkenal, tak heran jika Provinsi ini banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Apalagi jika musim libur sekolah tiba, Provinsi ini semakin dibanjiri para wisatawan dalam negeri, utamanya anak-anak, segenap karyawan dan guru-guru sekolah.

Di Provinsi ini memang banyak terdapat tempat-tempat wisata yang menarik, mulai yang memiliki nilai sejarah sampai pada keindahan alamnya yang mempesona. Tempat wisata di jogja yang terkenal adalah; antara lain:

Kota Yogyakarta:

  1. Malioboro
  2. Keraton Yogyakarta
  3. Taman Pintar
  4. Museum Batik
  5. Museum Sonobudoyo
  6. Museum Benteng Vredeburg
  7. Gembira Loka Zoo
  8. Taman Sari
Kabupaten Sleman:
  1. Kaliurang
  2. Kaliadem
  3. Tlogo putri
  4. Agro wisata turi
  5. Monumen Jogja Kembali (Monjali)
  6. Gunung Merapi
  7. Candi Prambanan
  8. Candi Boko
  9. Air Mancur tlogo muncar
  10. Kuliner Keripik Belut
Kabupaten Bantul
  1. Pantai arangtritis
  2. Pantai Samas
  3. Pantai Kuwaru
  4. Pantai Baru
  5. Pantai Depok
  6. Pasar Seni Gabusan
  7. Air terjun Gedangan
  8. Goa Selarong
  9. Kerajinan Kulit Manding
Kabupaten Kulonprogo
  1. Air terjun Sidoharjo
  2. Curug Glinggo
  3. Pantai trisik
  4. Pantai Glagah
  5. Candi pringtali
  6. Grojogan watu jonggol
Kabupaten Gunungkidul
  1. Air terjun sri gethuk
  2. Pantai Baron
  3. Pantai Pok Tunggal
  4. Pantai Krakal
  5. Pantai Kukup
  6. Grojogan Banyu tibo
  7. Pantai Wedi ombo
  8. Candi Risan
  9. Pantai Indrayanti
Itulah beberapa tempat wisata di Jogja yang terkenal, dan masih banyak lagi tempat-tempat wisata yang layak anda kunjungi di sini.

Read More

Jasa Pembuatan Web

Jasa Pembuatan Web Toko Online di Jogja



Beberapa tahun terakhir ini jualan via online semakin banyak diminati oleh para pelaku usaha, selain itu minat masyarakat terhadap transaksi jual beli via online juga semakin bertambah, ini dikarenakan selain mudah cara pembeliannya, mereka juga tidak perlu repot-repot harus keluar rumah, hanya dengan perangkat yang dapat dikoneksikan internet, maka di mana pun berada mereka dapat melakukan transaksi sesuka hatinya.

Diantara kelebihan menjualkan produk via internet adalah, lusanya jangkauan pemasaran yang akan kita peroleh, dengan memanfaatkan internet kita dapat menjual produk di wilayah yang berbeda dengan tempat tinggal kita, tanpa harus membuka toko di wilayah tersebut, sebab walau tanpa harus membuka toko, internet dapat menjangkaunya.

Ada berbagai macam jenis perangkat yang dapat dimanfaatkan untuk berjualan via online, antara lain; facebook, twitter, BBM, web, dan sejenisnya. dengan fitur-fitur yang dimiliki masing-masing perangkat itu kita dapat menawarkan produk yang kita miliki, mulai dari jasa sampai menjual barang-barang produk kita.

Dengan semakin maraknya model penjualan via online, semakin banyak pula web-web toko online yang bermunculan, mulai dari menjual makanan, pakaian, kerajinan tangan, alat-alat komunikasi, pc dan laptop serta masih banyak jenis produk-produk lainnya.

Namun, tidak semua pelaku usaha dapat membuat sebuah web toko online, sebab walaupun sebagian orang menganggap hal ini mudah, namun itu belum tentu pada sebagian lainnya, itu seperti halnya mengoperasikan komputer, bagi yang sudah bisa memang mudah, tapi bagi yang belum tentu akan kesulitan, dan perlu bimbingan agar dapat mengoperasikannya.

Jasa pembuatan web ini saya persembahkan bagi para pembaca yang ingin dibantu agar mempunyai sebuah web toko online, ada pun rinciannya adalah sebagai berikut: 


Beberapa contoh klien saya adalah:
  1. www.butikalya.com
  2. www.mesinfotocopyjogja.com
  3. www.zonajerseymurah.com
  4. www.tokobajujogja.com
  5. www.agroswalayan.com
  6. www.aryabatikpekalongan.com
Bagi yang berminat, silahkan hubungi kami di 0859 2055 3778, bisa juga datang langsung ke rumah di dusun Cokrokonteng, Desa Sidoarum, Godean, Sleman, Yogyakarta.
Read More

Rapat Pembentukan Remaja Masjid

Rapat Pembentukan Remaja Masjid Baitussalam

 

Setelah sukses membentuk majelis tadarus remaja putri, pada ahad, 24/5/14 takmir Masjid Baitussalam kembali membuat langkah yang cukup strategis, yaitu; membentuk kepengurusan remaja masjid.

Takmir melihat, langkah ini cukup penting, mengingat keberadaan remaja sangat vital dalam rangka membantu menjalankan roda kepengurusan Masjid. Sebab, tanpa kehadiran remaja di tubuh takmir, program-program yang telah dirancang akan sangat sulit untuk diwujudkan tanpa tenaga-tenaga mereka.

Struktur remaja masjid sendiri merupakan pengembangan dari seksi pemuda, yang sebelumnya sudah ada. tetapi karena tugas dan fungsinya masih bersifat umum, maka dibentuklah ikatan remaja masjid, tujuannya adalah, agar tugas-tugas kepemudaan dapat berjalan efektif.

Dengan dibentuknya ikatan remaja masjid ini, maka tugas-tugas kepemudaan menjadi lebih khusus lagi, ini dikarenakan disetiap bidang, sudah ada yang menangani sendiri, selain itu di kepengurusan ini pun akan lebih mandiri lagi untul mengadakan kegiatan-kegiatan tertentu yang sudah di rencanakan.

Pembentukan remaja masjid ini pula bertujuan untuk memberikan kepercayaan kepada mereka untuk lebih mandiri, sebab dengan diberikannya kepercayaan mengurus organisasi, mereka akan banyak belajar tentang berbagai hal, seperti menejemen organisasi, keuangan, perencanaan dan pengelolaan kegiatan-kegiatan besar, seperti baksos dan lain-lain.
Read More

BPD DIY Cabang Sleman

BPD DIY Cabang Sleman Bantu Masjid Baitussalam

 

Dari kiri ke kanan Zaenal, Bpk Ponimin
Walaupun Ramadhan tahun ini diperkirakan akan jatuh pada tanggal 28 Juni 2014, namun takmir masjid Baitussalam sudah mulai bekerja pada 1/5/14, diantaranya, pembentukan panitia ramadhan, pencarian penceramah ramadhan, pembuatan serta pendistribusian proposal.

Melihat kebutuhan dana yang semakin banyak, takmir masjid membuat 35 buah proposal yang dibagikan kepada para pemilik perusahaan, toko swalayan, rumah makan dan-lain-lain, serta termasuk juga ke BPD DIY Kota.

Awalnya pengajuan proposal ke BPD DIY, hanya dititipkan kepada salah seorang jamaah yang kebetulan bekerja di BPD DIY yang berada diwilayah Kota Jogja, karena Masjid kami berada di wilayah Sleman, oleh BPD DIY Kota, dititipkan ke BPD DIY Cabang Sleman yang beralamatkan di Jl. Magelang KM 11.

Pada Kamis 22/5/14, saya di telepon oleh salah satu karyawan BPD DIY Cabang Sleman, bahwa pengajuan proposal Masjid Baitussalam di acc, dan saya diminta datang langsung ke kantor BPD Sleman di Jl. Magelang KM 11, baru pada keesokan harinya, jum'at 23/5/14, saya dan Bayu ke sana, menemui Pak Ponimin, setelah beberapa saat ketemu, beliau menyerahkan bantuan dari BPD Cabang Sleman ke Saya.
Read More

Asal Mula Saya Jadi Blogger

Asal Mula Saya Jadi Blogger 

 


Sebelum menceritakan apa latar belakang saya menjadi seorang blogger, perlu diketahui dulu apa itu blogger, secara sederhana blogger dapat saya artikan sebagai seseorang pemilik blog yang senantiasa mengapdate blognya dengan berbagai macam konten, baik itu tulisan, foto, dan lain-lain, syarat seorang bisa dikatakan sebagai seorang blogger, menurut saya cuman ada dua, pertama bisa menulis, dan kedua bisa membuat blog.

Tahun 2010, saat saya bekerja di Rumah Zakat merupakan awal-awal saya mulai menulis sebuah berita, saat itu saya menulis tentang kegiatan pemberdayaan saya di salah satu kampung binaan Rumah Zakat, dan setelah itu beberapa kali saya mencoba menulis tentang profil member Rumah Zakat, Artikel dan lain-lain.

Saat itu Saya tertarik menulis tentang kegiatan pemberdayaan, sebab di Rumah Zakat disediakan halaman web khusus untuk para karyawannya (Amil), dengan disediakannya halaman web khusus amil, banyak dari mereka yang memanfaatkannya untuk menulis sebuah artikel, berita dan lain sebagainya, termasuk juga saya. Walaupun tulisan saya di halaman web Rumah Zakat hanya beberapa saja, namun rasanya itu sudah sangat bermanfaat bagi saya. Apalagi salah satu tulisan saya masuk di web eksternal Rumah Zakat, senang sekali rasanya tulisan saya bisa diterima (ini tulisan saya yang masuk di web RZ)

Di Rumah Zakat pula pertama kalinya saya mengenal internet, saat itu yang menjadi guru saya adalah Pak Didik, beliau mengajari saya bagaimana membuat email, memposting tulisan-tulisan di halaman web Rumah Zakat, membuat blog dll.

Setelah tidak di Rumah Zakat lagi, saya mulai belajar lagi, mau tidak mau saya harus mandiri, saya mulai mempelajari banyak hal dari sebuah blog, baik blogspot maupun wordpress, saya coba membuat blog untuk sekolah TKIT, yaitu kbtkitinsanutama.blogspot.com, untuk masjid, yaitu masjidyogyakarta.blogspot.com, saya juga membuatkan blog untuk usaha teman saya, yaitu; zonajerseymurah.com, mesinfotocopyjogja.com, bukubergizi.com dan lain-lain.

Ketrampilan saya di dunia tulis-menulis tergolong biasa-biasa saja, pun dengan kemampuan saya di dunia ngeblog masih sebatas pengetahuan dasar saja, saya bukanlah seorang master yang ahli di bidang keduanya, tetapi kenekatan, dan rasa ingin terus belajar itulah yang membuat saya menikmati dunia ini.
Read More

5 Tahun Tinggal Di Masjid

5 Tahun Tinggal Di Masjid; Seusia Kuliah Saya

 


Antara melanjutkan sekolah (kuliah) dengan bekerja memang pilihan yang cukup berat, dihadapkan pada kondisi ekonomi yang pas-pasan membuatku sulit untuk mengambil sebuah keputusan, beruntung dengan tekad yang kuat, serta pertolongan dari Allah SWT. hati saya mantap untuk berangkat ke Jogja.

1 Juni 2002, adalah hari di mana saya pertama kalinya menginjakkan kakiku di Jogja, memulai hari-hari baru bersama teman-teman baru, lingkungan baru dan segalanya serba baru bukanlah perkara yang mudah bagiku, namun karena hati sudah bertekad bulat, saya memutuskan untuk tetap bertahan, walau hati ingin pulang ke kampung halaman.

Perlahan, suasana di jogja membuat hati merasa nyaman, apalagi selang beberapa bulan saya sudah mulai masuk kuliah, di UIN Jogja.

Satu hal yang menarik bahwa, Masjid di Yogyakarta, khususnya yang berdekatan dengan kampus, hampir semuanya dihuni oleh para mahasiswa. Memang masjid-masjid di sini sengaja menyediakan tempat tinggal untuk mahasiswa yang bersedia menjadi Takmir Masjid, Tugas-tugas ketakmiran yang dibebankan kepadanya antara lain; Muadzin, bersih-bersih, membantu kegiatan Taman pendidikan Al-Qur'an (TPA),dan tugas-tugas lainnya.

Pun termasuk saya adalah salah satu dari sekian banyak mahasiswa yang tinggal di Masjid. Masjid yang menajdi tempat berteduh saya adalah Masjid Al-Jihad, yang beralamatkan di dusun Seturan desa Caturtunggal, Depok, Sleman. Selama kuliah sampai lulus (2002-2007) saya bertempat tinggal di sini.

5 Tahun tinggal di Masjid, memberikan kenangan tersendiri bagi saya, suka duka, pahit manis, telah saya lalui di  Masjid ini. Namun satu hal yang takkan pernah lupa, bahwa dari Masjid ini saya dapat bertahan hidup, dari masjid ini pula saya dapat menyelesaikan kuliah, fasilita-fasilitas seperti kos-kosan, air, listrik dan lainnya telah disediakan di sini, sungguh ini sangat membantu dalam perjalananku selama 5 tahun kuliah di UIN Jogja.

Dari 5 tahun tinggal di Masjid pula, saya mendapatkan manfaat yang sangat luar biasa, seperti misalnya saya terbiasa melaksanakan shalat berjamaah, bangun pagi-pagi, dan tentu menambah jumlah sahabat, yang saya anggap sebagai kerabat, dan mereka pun memperlakukan saya seperti keluarganya sendiri.  (Part II-habis) Part I baca di sini


Read More

Masjid Al-Jihad; Kenangan Yang Tak Terlupakan

Dari MAN Karangampel, UIN Jogja sampai Masjid Al-Jihad

 

FU UIN (image:ushuluddin.uin-suka.ac.id)
Setelah lulus dari MAN Karangampel Indramayu, Jawa Barat, dengan modal nekad saya berangkat ke jogja, dengan tujuan ingin kuliah di UIN Jogja, Guru MAN saya yang baik hati dan sabar, sampai-sampai rela mengantarkan saya ke tempat Pak Musthafa (alm), di dusun Mundusaren Caturtunggal Depok Sleman. Oleh Guru saya Pak Riyadh dan sang istri Ibu Rosyidah, saya dititipkan ke beliau, saat itu tahun 2002, saya diterima dengan baik Oleh Pak Musthafa dan Istri.

Usut punya usut, dulu saat masih kuliah Ibu Rosyidah juga pernah tinggal di sini, ya tempat Pak Musthafa - yang belakangan saya kenal seorang dosen Fakultas Adab di UIN Jogja - menjadi tempat tinggal beberapa Mahasiswa, di samping rumah beliau dibangun Pondok Pesantren Mahasiswa, pondok itu beliau namai Pesantren Ulil Albab. Saat saya tiba ada sekitar 4-6 Mahasiswa yang tinggal di situ, mayoritasnya adalah dari STTNas Babarsari.

Selang beberapa bulan, saya memutuskan untuk pindah, sebab saya dengar hampir di semua Masjid dekat kampus menyediakan fasilitas serba gratis untuk Mahasiswa yang mau menjadi Takmir, fasilitas itu antara lain, air, listrik, tempat tinggal, dan uang lelah sebagai imbalan menjaga kebersihan masjid. Sebagai mahasiswa yang bermodal nekad, tentu hal itu sangat membantu meringankan beban biaya hidup dan kuliah saya di Jogja. Maklum saja, saat saya berkeinginan untuk kuliah, kata-kata yang saya ingat dari Ibu saya adalah, "Ibu ora sanggup biayai Kuliahe ira, ngerti dewek wong tuane ira kaya kenen, hasil mekayane bae pas-pasan" ( Ibu tidak sanggup membiayai kuliahmu, tahu sendiri keadan orang tuamu seperti ini, hasil kerja keras ibu saja pas-pasan - untuk kebutuhan hidup sehari-hari).

Tetapi walaupun begitu, orang tua saya ridha saya berangkat kuliah ke jogja, saya mantapkan hati utuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi, sebab walaupun keadaan orang tua pas-pasan, tetapi dukungan moral dan do'a, selalu beliau panjatkan. Lagi pula Kakak-kakak saya juga mendukung dan siap membantu saya, walaupun keadaan mereka juga belum mapan.

Melihat kondisi ekonomi orang tua dan keluarga saya, saya memberanikan diri pamit ke Pak Musthafa untuk pindah ke Masjid, dan beliau pun mengizinkan, akhirnya saya meminta tolong kepada Pak Riyadh lagi untuk mencarikan info tentang Masjid yang butuh Takmir, disampaikan kepada beliau bahwa saya diminta menemui Pak Pamuji, beliau adalah salah satu karyawan di Fakultas Adab UIN Jogja, selang beberapa hari akhirnya saya bertemu dengan beliau, saya utarakan niat saya untuk pindah dari Pesantren Mahasiswa ke Masjid, dengan tangan terbuka pada keesokan harinya saya diantar oleh beliau ke salah satu Masjid di daerah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Sesampainya di Masjid tersebut, saya langsung dipertemukan oleh seseorang yang lebih dulu tinggal di situ, Mas Aris namanya, Dia asli orang Magelang, kuliah di Fakultas Dakwah UIN Jogja, Mas Aris pun, dengan hangat menyambut kedatangan saya, setelah bertemu Mas Aris, oleh Pak Pamuji saya diantar ke rumah salah seorang penasehat Masjid, Pak Haji Masyrif orang-orang situ biasa memanggilnya. di situ Pak Pamuji meminta izin untuk saya kepada Pak Haji Masyrif, agar saya bisa tinggal di Masjid, yang belakangan kuketahui Al-Jihad namanya.

Dari dua orang yang saya temui, semuanya dengan senang hati menerima saya, saya pun bersyukur, bertemu dengan orang-orang baik, mulai dari Pak Riyadh, Ibu Rosyidah, Pak Musthafa (alm) dan Istri, Pak Pamuji, Mas Aris dan Pak Haji Masyrif. Setelah saya tinggal di situ, saya pun menikmatinya, menikmati sebagai tukang adzan, bersih-bersih dan tugas-tugas lainnya. (Part: 1)


Read More

Nama-nama Masjid di Sidoarum

Nama-nama Masjid di Sidoarum Godean Sleman


Sidoarum merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Godean, desa ini memiliki 8 Padukuhan, dan kedelapan padukuhan tersebut, sudah mempunyai Masjid masing-masing.



Berikut, nama-nama masjid di Sidoarum
  1. Masjid Baitussalam di Padukuhan Cokrokonteng
  2. Masjid Al-Hikmah di Padukuhan Tegal
  3. Masjid Al-Ikhlash di Padukuhan Tangkilan
  4. Masjid Nurul Huda di Padukuhan Cokrobedog
  5. Masjid Al-Mukhlishin di Padukuhan Potrowangsan
  6. Masjid Al-Ikhlash di Padukuhan Sebaran
  7. Masjid Jami' Bantulan di Padukuhan Bantulan
  8. Masjid Al-Qamar di Padukuhan Karamat
Namun begitu, selain kedelapan Masjid di atas, di Desa Sidoarum Masih banyak terdapat Masjid, diantaranya, Masjid Al-Inabah di dusun Ngentak, Masjid At-Ta'awun di dusun Jengkelingan, Masjid Arrahmah di dusun Krapyak, Masjid Al-Aman di Perumahan Sidoarum, Masjid Al-Furqan di dusun Nglarang, Masjid Babussalam di dusun Candran, Masjid Al-Jihad di Perumahan Gumuk Indah.
Baca: Daftar Lengkap Nama Masjid di Sidoarum
Dari satu desa saja sudah terdapat puluhan Masjid, bagaimana jika satu kecamatan, jika di bandingkan dengan Desa kelahiran saya, sangat jauh jumlahnya, yaitu satu Masjid untuk 4 desa, pertama desa jagapura kulon, wetan, kidul dan lor, Masjid di tempat kelahiran saya, desa Jagapura wetan kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon, diberi nama Masji Jami' Al-Muttaqien.
Read More

Kursus dan Jasa Buat Web Toko Online

Kursus dan Jasa Buat Web Toko Online di Jogja

 

Satu lagi info yang menarik buat para pembaca yang insya Allah sedang berbahagia, admin blog ini membuka kursus dan sekaligus jasa pembuatan web, baik pribadi, sekolah maupun toko online.

Bagi pembaca yang tertarik dengan penawaran saya, b
Berikut penjelasannya:

Kursus Buat Web

Bagi anda yang suka tantangan dan mempunyai banyak waktu luang, mungkin ini menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang ingin bisa membuat web, di sini anda dapat memilih tiga jenis paket yang kami tawarkan;
  1. Paket blogspot.com, di sini anda akan dibimbing bagaimana cara membuat web berbasis blogspot.com, materi yang akan diajarkan pada paket ini adalah, bagaimana membuat email di google, bagaimana mendaftarkan web anda di google, cara edit dan setting blogspot.com, dan bagaimana cara membuat postingan di web anda.
  2. Paket wordpress.org, pada paket ini anda akan diajari bagaimana cara membeli domain dan hosting, langkah-langkah instalasi wordpress di cpanel, cara mengedit dan setting web anda di wordpress.org, serta bagaimana cara membuat postingan di web anda yang berbasis wordpress.org.
  3. Paket blogspot dan wordpress, di paket yang ketiga ini anda akan diajari bagaimana membuat web berbasis blogspot.com dan wordpress.org.
Biaya:
Paket No. 1 Rp. 30.000
Paket No. 2 Rp. 50.000
Paket No. 3 Rp. 60.000
Waktu: 
Fleksibel, dan kesepakatan bersama

Tempat:
Di Rumah Bpk. Zaenal, alamat dusun Cokrokonteng RT. 04 RW. 02, Sidoarum Godean Sleman, atau jika menghendaki di tempat lain juga bisa, sesuai kesepakatan bersama.


Jasa Pembuatan Web Toko Online

Web toko online yang saya maksud adalah web yang sering dipakai untuk berjualan produk via online, selain untuk berjualan produk via online, di web ini juga anda dapat memposting artikel-artikel tulisan anda, lihat contoh web toko online yang sudah pesan di tempat saya www.bukubergizi.com.

Berapa biaya untuk web toko online di tempat saya?
  1. Paket Silver
  • Rp. 450.000 setahun, tahun berikutnya hanya Rp. 250.000
  • Domain .com, .net, .org
  • Hasting 120 MB
  • Bandwidth 8 GB
  • + Tutorial Web Toko Online
    2.  Paket Gold
  • Rp. 550.000 setahun, tahun berikutnya hanya Rp. 350.000
  • Domain .com, .net, .org
  • Hosting 400 MB
  • Bandwidth 24 GB
  • +Tutorial web toko online
    3.  Paket Platinum
  • Rp. 650.000 setahun, tahun berikutnya hanya Rp. 400.000
  • Domain .com, .net, .org
  • Hosting 800 MB
  • Bandwidth 48 GB
  • +Tutorial web toko online


Itulah beberapa paket yang kami tawarkan, jika anda berminat datang langsung ke tempat saya di Jl. Godean KM 7,6 Dusun Cokrokonteng, Sidoarum, Godean, Sleman, DIY. atau telepon 0852 2979 1439. contoh lain web toko online klien kami www.zonajerseymurah.com.

*harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Read More

Desa di Kecamatan Godean

Desa di Kecamatan Godean Sleman

Nama-nama desa di Kecamatan Godean

foto: sleman-godean.blogspot.com

Kecamatan Godean merupakan 1 dari 17 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, bersama kecamatan Moyudan, Seyegan dan Minggir, kecamatan ini sering disebut sebagai wilayah Sleman Barat. di kecamatan Godean sendiri terdapat 7 desa, yaitu; Sidoarum, Sidokarto, Sidomoyo, Sidomulyo, Sidoagung, Sidoluhur dan Sidorejo. dan total dusun yang terdapat di kecamatan ini sebanyak 77 Dusun.



  1. Desa Sidoarum
    • Desa sidoarum memiliki luas 306,37 ha, dengan tingkat kepadatan 4115 jiwa / km2, desa ini memiliki 8 dusun, yaitu; Bantulan, Beji, Cokrobedog, Cokrokonteng, Kramat, Potrowangsan, Sebaran dan Tangkilan. Saat ini penulis sendiri tinggal di Dusun Cokrokonteng RT. 04 RW. 02, di dusun ini sudah berdiri beberapa Perumahan, yang paling besar dan terkenal adalah Perumahan Palem Hijau.
    2.  Desa Sidokarto
    • Di desa ini memiliki desa wisata yang diberi nama Desa wisata sidoakur, diresmikan pada tahun 2009, desa wisata ini terletak di dusun jethak II, ada beberapa potensi wisata yang dapat dinikmati di sini, diantaranya; kesenian hadroh, pengolahan limbah menjadi kompos, macapat dan musik kentongan kelompok ronda.
    3. Desa Sidomoyo
    • di Desa ini ada 11 dusun, yaitu; Ngrenak Lor, Ngrenak kidul, Krandon, Karakan, Pete, Tegalan, Dukuh, Karanglo, Simping, Beluran dan Sawahan. Luas wilayah desa ini mencapai 274,53 ha. pada periode 2014-2020 desa ini dipimpin oleh Bapak Hariyadi.
   4.  Desa Sidoagung
    • Di Desa ini terdapat 8 Padukuhan, yaitu; Senuko, Sentul, Godean, Genitem, Jowah, Bedungan, Kramen dan Gentingan, Desa ini memiliki luas 301,21 ha. Yang terkenal dari desa ini adalah Pasar Godean, pasar ini merupakan pasar tradisional, yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok, sayuran, alat rumah tangga, lauk-pauk dan lain-lain, pasar ini pula terkenal dengan kuliner Keripik belut, disepanjang pasar ini, ada sekitar 30-an pedagang keripik belut, namun sejak Maret 2014, oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, para pedagang keripik belut telah diberikan pasar khusus, pasar ini diberi nama Sentra Keripik Belut, terletak di Sebelah timur Pasar Godean, jarak dari pasar Godean ke sentra keripik belut, sekitar 100 m.
    5. Desa Sidorejo
    • Desa Sidorejo merupakan desa yang terluas di Kecamatan Godean, desa ini memiliki 13 Padukuhan, yaitu; Pare kulon, Pare tengah, Pare dukuh, Dongkelan, Kemirisewu, Ganjuran, Sangonan, Kleben, Jering VI, Jering VIII, Bantut, Kliwonan dan Kwagon. di Desa ini terdapat sentra produksi Genteng, tepatnya di Dusun Kwagon.
    6.  Desa Sidoluhur
    • Desa ini terdapat 15 Padukuhan, Berjo wetan, Berjo kulon, Berjo kidul, Ngabangan, Jowah, Kunden, Pandean, Dadapan,  Gatak, Serangan, Krajan, Kragilan, Mertosutan, Tebon dan Sokonilo. 
    7.  Desa Sidomulyo

Read More

Privat Baca Al-Qur'an di Jogja

Privat Baca Al-Qur'an di Jogja / Yogyakarta



Al-Qur'an merupakan kitabullah, siapa yang membacanya Allah akan membalasnya dengan pahala yang berlipat, satu huruf Al-Qur'an akan di balas dengan sepuluh kali lipat kebaikan, namun harus kita akui bersama, bahwa tidak semua ummat Islam dapat membacanya, khususnya di Indonesia.

Untuk itu dalam rangka membantu kaum muslimin yang belum bisa membaca Al-Qur'an, maka saya admin blog ini membuka kelas privat baca Al-Qur'an untuk wilayah Jogja.

Untuk diketahui, saya sendiri mempunyai pengalaman mengajar al-qur'an di beberapa tempat, antara lain:

  1. Guru Qiroati di SDIT Alam Nurul Islam Gamping
  2. Guru Tahsin Masjid Mardliyyah UGM Bersama Ustadz Mujari, Ustadz Brian dan Ustadz Irham
Dan untuk bacaan al-Quran sendiri saya telah menyelesaikan belajar metode Qiroati dan telah mendapatkan sertifikat / syahadah dimetode tersebut, selain itu saya juga pernah mengikuti dauroh tahsin bersama Ustadz Hartanto Saryono Al-Hafidz dan beberapa kali bertalaqqi kepada beliau.

Bagi yang sudah bisa membaca Al-Qur'an, namun ingin memperbaiki bacaannya, saya juga menerima privat "Tahsin", yaitu; bagaimana cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid.

Bagi para pembaca yang berminat pada program Privat Baca Al-Quran di Jogja ini, dapat menghubungi, Saya; Zaenal Abidin di Jl. Godean KM 7,6 dusun cokrokonteng RT 04 RW 02, desa Sidoarum Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, nomor telepon 0859 2055 3778.
Read More

Pemuda Harapan Bangsa

Pemuda Harapan Bangsa dan Agama

 


Sejak dimulainya program tadarus Al-Qur'an beberapa tahun yang lalu, sampai sekarang acara itu masih berlanjut, semangat yang tinggi diperlihatkan para pemuda dusun pengkol - cokrokonteng, untuk tetap istiqamah mengikuti acara ini, yang jelas gairah mereka dalam menjalankan kebaikan harus selalu didukung oleh umat muslim dusun pengkol - cokrokonteng, khususnya Takmir Masjid Baitussalam.

Pada pertemuan yang dilaksanakan Jum'at (16/5/2014), ini bertempat di rumah saudara Saleh, hadir sebagai pembicara adalah Ustadz M. Sholeh.

Dalam  taushiyahnya beliau memaparkan tentang bagaimana, mulianya majelis ilmu, sehingga para malaikat turun, dan bershaff sampai ke arsy, demi untuk memuliakan majelis yang di dalamnya menyebut asma Allah.

Beliau juga menyampaikan bahwa, pemuda adalah harapan bangsa dan agama, jika para pemuda baik, suka menuntut ilmu dan berdzikir, maka sungguh itu akan menguatkan ummat islam, di dunia ini, beliau juga memotivasi kepada para peserta untuk selalu memakmurkan masjid dan agar sungguh-sungguh berjuang di jalan Allah.

"Jika hati kalian sudah terpaut dengan Masjid, maka kalian akan merasa aman di dalamnya", begitu salah satu ungkapan penyemangat Pak Sholeh.

Hadir sebanyak 11 peserta termasuk Pak Sholeh di dalamnya, di mulai setelah shalat Isya', acara ini selesai sampai pukul 21.00 WIB. 



Read More

Festival Kreasi dan Budaya Anak

Festival Kreasi dan Budaya Anak di Ultah Kabupaten Sleman


kapolsek Godean (tengah)
Dalam rangka menyemarakkan hari jadi kabupaten Sleman yang ke-98, Badan koordinasi (Badko), TKA - TPA rayon kecamatan bekerja sama dengan pemerintah Kecamatan Godean, Sleman mengadakan acara yang diberi tema "Festival Kreasi dan Budaya Anak".

Pada acara ini, agenda yang telah disusun antara lain, pawai taaruf unit TKA-TPA se-Kecamatan Godean, Lomba dan lain-lain. mengingat acara ini sebagai ajang silaturahim antar TKA-TPA se-Kecamatan Godean, TPA Baitussalam mengirimkan beberapa santrinya untuk mengikuti acara ini.

Acara ini, diawali dengan pembukaan, para peserta berkumpul di lapangan sepakbola Kecamatan Godean, hadir dalam acara ini adalah Kaplosek Godean, Kompol Verena Sri W., dalam sambutannya beliau menghimbau kepada para peserta, yang akan mengikuti pawai ta'aruf, untuk selalu mengikuti rambu-rambu lalu lintas.

para peserta konvoi ta'aruf

Para peserta pawai ta'aruf dari beberapa TKA-TPA se-Kecamatan Godean, memang dianjurkan untuk memakai mobil bak terbuka oleh panitia, melihat hal ini, Kapolsek Godean, selain mengingatkan untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas, juga menghimbau kepada para peserta untuk tidak duduk dipinggir, tidak mengeluarkan anggota badannya diluar batas bak mobil, dan tentu beliau mengingatkan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.

Setelah pawai taaruf mengelilingi desa Sidoagung-Sidoluhur-Sidokarto-Sidomulyo-Sidoarum dan Sidomoyo, para peserta lomba menuju kantor kecamatan, untuk mengikuti beberapa lomba yang telah disiapkan oleh panitia, sampai berita ini diturunkan, juara lomba-lomba yang sudah dilaksanakan belum diumumkan.

Read More

Susunan Panitia Ramadhan 1435 H.

Susunan Panitia Ramadhan 1435 H. Masjid Baitussalam



susunan panitia
Berikut susunan panitia Ramadhan 1435 H. Masjid Baitussalam Jogja

Penasehat: Kepala Dusun I Sidoarum
Ketua: Zaenal Abidin
Sekretaris: Rohmat Bayu Pratama
Bendahara: Marsudi dan Ngadiono






Seksi-seksi

  1. Pendidikan
  • Tri Kumawansari
  • Okta Dwi Riyanti
    2.  Dana
  • Wahyu Hardjono
  • Sukrisman
  • Tujono
  • Tri Rahmat Hidayat
    3.  Penceramah
  • Muhadi
  • Ismail
  • Sumardiyono
   4. Tadarus
  • Riyadin
  • Azzam Abdillah
  • Ibu Marsudi
  • Zeti Sukrestin
   5. Khataman
  • Sunarko
  • Nur Hidayah
   6. Konsumsi dan Takjilan
  • Sardini
  • Sulastri
  • Nanik Surahmin
   7.  Humas
  • Saleh Wicaksono
  • Yusron Darmawan
   8.  Petugas Zakat
  • Riyadi
  • Agus Wijanarko
   9.  Syawalan
  • Supiyono
  • Sugiyono
  10.  Dokumentasi
  • Teguh W. Iswanto
  • Dwi Supitawati
 11.  Bingkisan Sosial
  • Widiarti
  • Sri Yuliningsih
 12. Keamanan
  • Pardjiono
  • Saryani
 13.  I'tikaf
  • Kuwadi
  • Gunadi
  • Supadno
 14.  Lomba-lomba
  • Ibu Sukrisman
  • Ibu Wahyu Hardjono
 15.  Kebersihan
  • Nuri Rahardjo
  • Sartini
  • Parjiyem
Itulah, susunan panitia ramadhan 1435 H. Masjid Baitussalam Sidoarum, Godean, Sleman, Yogyakarta.
    Read More

    Pemanfaatan Uang Kas Masjid

    Pemanfaatan Uang Kas Masjid  Untuk Kegiatan Anak dan Remaja

     

    Sebelum masuk terhadap tema di atas, saya akan mengetengahkan tentang pengertian dari uang kas masjid. Uang kas masjid yang saya maksud adalah, sejumlah uang tertentu yang dikumpulkan oleh pengurus masjid, dari infaq para jamaah, baik dari pemasukan harian, mingguan maupun acara-acara tertentu yang diadakan oleh takmir masjid, seperti pengajian rutin, peringatan hari besar dan lain-lain.

    Uang yang terkumpul dari hasil infaq para jamaah, biasanya jumlahnya cukup besar, bisa puluhan hingga ratusan juta rupiah, itu dapat kita lihat dari laporan keuangan yang hampir setiap minggu di sampaikan pada hari jum'at menjelang khatib jum'at naik mimbar, bahkan hampir disemua Masjid, laporan keuangan terpasang di papan informasi Masjid.

    Namun, yang patut kita cermati adalah, tidak semua masjid, memanfaatkan uang infaq tersebut untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat dapat memakmurkan Masjid, misal:

    Kegiatan Remaja Masjid

    Saya melihat, dibeberapa masjid dekat tempat tinggal saya belum banyak yang sudah mempunyai kepengurusan remaja masjid, tetapi ada juga yang sudah mempunyai kepngurusan remaja masjid, namun minim kegiatan, bahkan ada yang tidak ada sama sekali.

    Jika saya cermati, paling tidak ada dua hal yang melatarbelakangi; pertama; kurang maksimalnya fungsi kepengurusan masjid, yang membawahi remaja masjid. sehingga kontrol terhadap keberadaan remaja masjid menjadi kurang diperhatikan, kedua; kurang dapat memaksimalkan penggunaan dana infaq, dalam artian, adanya kepngurusan remaja masjid, tetapi tidak didukung dengan dana yang memadai, atau bahkan tidak ada dana sama sekali, disebabkan karena pemahaman takmir masjid, yang terlalu membatasi terhadap pengeluaran uang kas masjid untuk kegiatan-kegiatan remaja masjid. Sehingga kepengurusan ini menjadi jalan di tempat.

    Padahal, kegiatan-kegiatan remaja Masjid, harus didukung penuh oleh segenap takmir masjid, baik dari segi moral maupun material, seperti yang telah dilakukan oleh takmir masjid Baitussalam, di tempat kami, agenda-agenda remaja, seperti tadarus, pengajian dan lain-lain mendapat dukungan penuh, misal, pemberian snak dan minum kepada peserta, mendatangkan pembina, serta memberikan hadiah bagi yang aktif dalam mengikuti kegiatan remaja. Pemberian hadiah pun, dibuat sayembara, sebagai contoh, takmir memberi hadiah bagi remaja yang paling banyak tilawahnya dalam satu pekan. Bentuk-bentuk sayembara dan sejenisnya ini akan memberikan daya semangat yang tinggi bagi remaja dalam mengikuti kegiatan yang telah diadakan oleh takmir, selain itu juga bertujuan agar para remaja terbiasa dalam melaksanakan amal-amal shalih seperti tilawah Al-Qur'an.

    Pembinaan anak-anak

    Patut disayangkan, jika sebuah Masjid, tidak ada kegiatan yang sering di sebut taman pendidikan al-Quran atau di singkat TPA, di sekelilingnya, sebab, sebagai sebuah masjid, tentu harus berperan aktif dalam hal ini, karena merekalah penerus generasi kita selanjutnya, jika dari awal mereka tidak mendapat pembinaan yang memadai, dikhawatirkan pada masa remajanya mereka akan lebih sulit untuk di bina lagi.

    Alasan yang mungkin terjadi pada masjid yang belum ada TPAnya adalah, pertama; tidak ada yang membina, Kedua; peran aktif pengurus masjid. Kedua hal di atas sebenarnya saling berkaitan, untuk itu saya melihat jika segenap pengurus masjid dapat berperan aktif, tentu tidak adanya pembina bukan menjadi alasan TPA tidak dapat dilaksanakan, sebab cara yang paling mudah untuk mengatasi itu adalah dengan mencarikan pembina, atau jika di sekitar masjid tidak ada, bisa mendatangkan pembina atau ustadz dari luar.

    Nah, disitulah peran uang kas Masjid sangat penting, sebab dengan mendatangkan ustadz dari luar, takmir harus memberikan honor (uang transport) kepada mereka, sebab jika tidak digunakan untuk ini, apakah uang infaq itu akan disimpan terus menerus? padahal, saya yakin mereka yang berinfaq ke masjid, bertujuan agar dapat dimanfaatkan oleh takmir masjid, untuk kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi syi'ar Islam. 

    Selain untuk honor Ustadz, kegiatan TPA pun butuh dana operasional, bagi TPA yang sudah ada pemasukan dari SPP wali santri, tentu hal ini lebih mudah diatasai, tetapi bagi TPA yang pemasukan SPP nya belum maksimal, tentu peran uang kas Masjid, sangat berarti.


    Read More

    Masjid Jogokariyan, Kuliah dan Teman

    Kenangan Bersama, Masjid Jogokariyan, Kuliah dan Teman

     

     

    masjid jogokariyan tampak samping
    Tahun 2002 merupakan tahun pertama di mana saya menapkkan kakinya di Jogja, saat itu saya sangat heran, Jogja yang saya lihat, tidak seperti yang saya bayangkan. Dulu saya mengira  bahwa Jogja seperti Jakarta, banyak gedung bertingkat, jalanan penuh padat, rumah-rumah berjejer rapat, tapi kenyataannya tidak. Tak banyak ada gedung bertingkat menjulang tinggi, jalanan relatif lengang, rumah-rumah juga masih banyak pepohonan dan halaman-halaman yang cukup luas, ya kondisi seperti itu ada di Sleman, Yogyakarta, sebuah kabupaten di mana kampus-kampus besar seperti UGM, UNY, UIN Sunan Kalijaga berada di dalamnya.

    Setelah saya diterima di UIN Sunan Kalijaga, selang beberapa bulan kemudian, saya berjumpa dengan teman satu kampung, Supriyanto namanya, dia kuliah di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), kebetulan kami sama-sama satu angkatan, sempat tinggal di kost dekat kampus, Supri memutuskan pindah, ternyata dia memilih daerah Jogokariyan, padahal jarak kampus dengan Jogokariyan cukup jauh, tetapi rupanya Supri senang berpindah-pindah kost-kostan.

    Saya cukup akrab dengannya, sampai suatu ketika dia berkunjung ke tempat tinggal saya di Masjid, ya, dulu saat masih kuliah saya dengan beberapa teman lainnya tinggal di Masjid, istilahnya jadi marbot, tukang bersih-bersih, adzan dan tugas-tugas lainnya. setelah Supri berkunjung ke tempat tinggal saya, selang beberapa hari saya pun berkunjung ke tempat Supri. karena suatu hal saya memutuskan untuk bermalam di kosnya.

    Itulah, awal mula saya mengenal Masjid Jogokariyan, Masjid yang cukup terkenal di jogja ini terletak di Jl. Jogokariyan RT 040/11 Mantrijeron Kota Yogyakarta. di Masjid ini saya pernah sholat maghrib, isya' dan subuh berjamaah di Masjid ini, begitu juga dengan shalat dzuhur dan asar. seingat saya itu terjadi pada tahun 2004. Saat itu memang jamaahnya sudah lumayan banyak, tetapi tidak sebanyak pada tahun 2014 ini, terakhir kali saya kembali sholat berjamaah di situ pada tahun 2013. penambahan jumlah jamaahnya cukup signifikan.

    Selain penambahan jumlah orang yang shalat berjamaah, di bangunan Masjid ini pun mengalami perubahan, dulu di depan masjid belum ada bangunan, sekarang sudah berdiri tegak, bangunan berlantai dua, bangunan ini memang belum sempurna, tetapi sudah digunakan sebagai sekretariat masjid dan kegiatan-legiatan dakwah lainnya.


    Read More

    Masjid Syuhada

    Foto-foto Masjid Syuhada Yogyakarta

     

    Kemarin, senin 12 Mei 2014 saya mau silaturahim ke Pro-U, rencananya mau meminta kepada Ustadz Salim A. Fillah untuk menjadi Imam dan Khatib Shalat Idul Fitri di lapangan Sidoarum, Godean, Sleman. Sebelum ke Jogokariyan, saya menyempatkan diri singgah di Masjid Syuhada Kotabaru, iseng-iseng saya ambil kamera, saya fotoin Masjid Syuhada dan sekitarnya. inilah hasil jepretannya.

    Get Adobe Flash player
    Photo Gallery by QuickGallery.com
    Read More

    Program Kerja Masjid

    Program Kerja Masjid Baitussalam Yogyakarta

     

    Memasuki periode kepengurusan baru, segenap takmir masjid telah menyusun beberapa program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2014-2016, program ini diharapkan mampu menambah semangat para jamaah untuk tetap istiqamah dalam menjalankan perintah Allah SWT.

    Program ini bertujuan agar dapat menjadi wadah bagi para jamaah untuk menambah ilmu pengetahuan, serta menjadi penyemangat dalam mempraktikan ilmu-ilmu yang di dapat di majelis-majelis yang telah diadakan oleh takmir masjid.

    Program-program yang telah disiapkan oleh takmir masjid adalah sebagai berikut:

    Anak-anak
    Pada tingkat anak-anak, takmir Masjid telah mengadakan kegiatan Taman pendidikan al-Qur'an (TPA), program ini diikuti oleh sekitar 50an anak laki-laki dan perempuan dengan usia antara 4-13 th, waktu pelaksanaannya setiap hari senin, rabu dan jum'at dari mulai pukul 16.00 WIB sampai maghrib.

    Remaja
    Kegiatan untuk tingkat remaja adalah tadarus Al-Qur'an, yaitu dilaksanakan oleh remaja putra dan putri, untuk remaja putra dilaksanakan sepekan sekali yaitu, pada hari jum'at setelah shalat isya' sampai pukul 21.00 WIB., sedangkan untuk remaja putri dilaksanakan pada hari yang sama dengan waktu yang berbeda, yaitu setelah shalat maghrib sampai isya'.

    Orang tua
    Kelompok ini adalah yang paling banyak agendanya, pertama; belajar mengaji kelas bapak-bapak, kedua; kajian tahsin tilawah, ketiga; tadarus Al-Qur'an, keempat; belajar mengaji kelas ibu-ibu.

    Umum
    Program takmir untuk kelompok umum adalah, pertama kultum subuh, dilaksanakan setiap sepekan sekali pada hari sabtu, waktunya adalah setelah shalat subuh, kedua kultum maghrib / pembacaan hadits, dilaksanakan setiap hari rabu, setelah shalat maghrib, ketiga; pengajian rutin, dilaksanakan setiap sepekan sekali, yaitu pada hari kamis, pukul 19.30 - 21.00 WIB.

    Program kerja yang tertulis di atas merupakan gambaran umum atas apa yang telah dilaksanakan oleh segenap pengurus takmir dan jamaah masjid Baitussalam.


    Read More

    Lomba Jamaah Teladan

    Lomba Jamaah teladan di Masjid Baitussalam

     


    Tak terasa sebentar lagi Ramadhan tiba, biasanya para pengurus takmir Masjid akan mempersiapkan diri untuk menyambutnya, begitupun dengan Masjid di kampung kami, yang sudah mempersiapkannya, dengan membentuk panitia Ramadhan 1435 H., berarti tinggal membuat dan melaksanakan program kerja yang sudah di rencanakannya.

    Mencermati fenomena ummat muslim, khususnya di wilayah kami ketika Ramadhan tiba memang "unik", bagaimana tidak, dihari-hari pertama bulan Ramadhan, Masjid penuh sesak dihadiri para jamaah, namun ternyata hal itu tidak bertahan lama, pada hari dan pekan berikutnya, justru malah mengalami kemajuan yang cukup signifikan, apakah itu?, ya benar, shaf jamaah yang awalnya penuh sampai belakang, tetapi seiring berjalannya waktu, shaf-shaf itu tidak lagi penuh, banyak para jamaah, yang awalnya mengikuti shalat berjamaah di masjid, tetapi sedikit demi sedikit banyak yang meniggalkannya, ini mengakibatkan shaf shalat berjamaah di tempat kami semakin maju, yang berarti jumlah orang yang shalat berjamaah semakin sedikit.

    Melihat fakta ini, akhirnya panitia Ramadhan masjid baitussalam mengadakan sebuah sayembara yang diberi tema "lomba jamaah teladan", lomba ini bertujuan agar para jamaah, tetap mempunyai semangat untuk menghidupkan bulan Ramadhan dengan alam-amal yang shalih,  dari awal sampai akhir. Lomba ini terbagi menjadi empat kelompok, yaitu; jamaah teladan bapak-bapak, ibu-ibu, remaja putra dan remaja putri,

    Sistem penilaian yang dipakai untuk menentukan jamaah teladan, menggunakan parameter dari kerajinan para jamaah mengikuti shalat berjamaah di Masjid, banyaknya tilawah Al-Qur'an dalam satu bulan, keaktifan mengikuti kajian-kajian yang diselenggarakan oleh panitia Ramadhan, dan lain-lain.

    Dalam pemilihan jamaah teladan ini, masing-masing peserta yang mendaftar akan diberi formulir yang sudah disiapkan oleh panitia ramadhan, di dalam formulir itu sudah ada jenis-jenis kegiatan yang harus dikerjakan, cara pengisiannya pun mudah, peserta tinggal memberikan tanda centang apabila telah melaksanakan atau silang apabila ditinggalkan. Pada formulir itu juga sudah disediakan point untuk masing-masing kegiatan. point kegiatan "A" akan berbeda nilainya dengan point kegiatan "B".

    Pada lomba jamaah teladan ini, panitia telah menyiapkan hadiah, bagi peserta yang terpilih menjadi jamaah teladan, tetapi pada prinsipnya tujuan utamanya dari lomba ini bukan pada bagi-bagi hadiahnya, tetapi bagaimana memotivasi jamaah, supaya tetap semangat dalam menjalankan ibadah di bulan ramadhan, apabila di bulan ramadhan terbiasa melaksanakan sholat berjamaah, tilawah al-Qur'an, dan kegiatan positif lainnya, maka harapan yang muncul dari panitia ramadhan adalah, semoga kebiasaan-kebiasaan baik di bulan ramadhan akan terbawa pada bulan-bulan berikutnya.
    Read More

    Program Paket Shadaqah

    Penawaran Program Paket Shadaqah

     

     

    Saat ini, pemasukan kas Masjid hanya bersumber dari Infaq jum'at dan pengajian rutin, belum ada donatur tetap yang tiap bulannya menymbangkan dana dalam jumlah tertentu untuk kegiatan Masjid, apabila pembaca tertarik untuk menjadi donatur tetap Masjid Baitussalam, kami menawarkan beberapa jenis paket shadaqah untuk program-program Masjid.

    Pertama, paket tadarus remaja putra, acara ini dilaksanakan setiap sepekan sekali, adapun dana yang dibutuhkan dalam sebulan adalah
    • Honor Pembimbing @20.000 x 5 = 100.000
    • Konsumsi @3000 x 15 = 45.000 x 5 = Rp. 225.000
    • lain-lain Rp. 50.000
    • Total Rp. 375.000
    Kedua, paket tadarus remaja putri, dilaksanakan setiap sepekan sekali, adapaun dana yang dibutuhkan adalah;
    • Honor pembimbing @20.000 x 5 (pekan) = Rp. 100.000
    • Konsumsi @3000 x 15 (orang) = 45.000 x 5 (pekan) = Rp. 225.000
    • Lain-lain Rp. 50.000
    • Total Rp. 375.000
    Ketiga; paket kajian tahsin tilawah, dilaksanakan setiap sepekan sekali , adapun dana yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
    • Honor ustadz @50.000 x 5 (pekan) = Rp. 250.000
    • Konsumsi @3000 x 30 (orang) = 90.000 x 5 (pekan) = Rp. 450.000
    • Lain-lain Rp. 50.000
    • Total Rp. 750.000
    Keempat, paket bingkisan sosial, yaitu pemberian bingkisan dari takmir kepada jamaah yang termasuk dalam kategori fakir dan miskin, program ini termasuk baru dan belum terlaksana, karena belum ada yang menjadi donatur pada program ini, ada sekitar 20 orang yang tergolong dalam kelompok ini, adapun isi bingkisan itu berupa uang tunai Rp. 50.000 dan beras 10 kg, adapun sistem pembagiannya rencananya dilaksanakan setiap ada dana dari para dermawan yang mau mengambil paket ini, jumlah dana yang dibutuhkan setiap kali penyaluran adalah sebagai berikut:
    • Uang tunai @50.000 x 20 (orang) = Rp. 1.000.000
    • Beras 10 kg x 20 (orang) = 200 kg, jika dirupiahkan adalah 200 kg x @9000 = Rp. 1.800.000
    • Lain-lain Rp. 200.000
    • Total = Rp. 3.000.000
    Itulah beberapa penawaran program paket shadaqah untuk Masjid Baitussalam, bagi para dermawan yang tertarik dengan program ini dapat menghubungi sekretariatnya di Jl. Godean KM 7,6 Dusun Pengkol-Cokrokonteng Desa Sidoarum Kecamatan Godean Kabupaten Sleman, Yogyakarta. atau jika ingin mendapatkan informasi lebih dari program ini dapat menghubungi kami via telepon atau sms ke 0852 2979 1439 an Ketua Takmir.





    Read More

    Tadarus Remaja Putra

    Tadarus Remaja Putra Masjid Baitussalam


    suasana tadarus
    Salah satu program kerja takmir Masjid Baitussalam adalah mengadakan kegiatan tadarus bersama, acara ini dilaksanakan setiap sepekan sekali, yaitu pada hari jum'at setelah shalat isya' sampai pukul 21.00, selain membaca Al-Qur'an secara bergantian, acara ini pun akan diisi oleh kajian tentang keislaman. Rencananya takmir Masjid akan mencarikan pembimbing untuk mendampingi mereka diacara tersebut.

    Takmir merasa perlu untuk menghadirkan pembina, sebagai suatu upaya untuk memberikan pemahaman kepada jamaahnya, terutama bagi remaja Masjid Baitussalam, tentang nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh agama kita; Islam.

    Tempat untuk kegiatan ini berpindah-pindah dari rumah peserta satu ke peserta yang lainnya, acara ini sendiri diikuti oleh sekitar 15 orang remaja, program ini diharapkan mampu menjadi penggerak bagi remaja untuk dapat memakmurkan Masjid, dan menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan masyarakat pada umumnya.



    Read More

    Peran dan Fungsi Masjid

    Menengok Salah Satu Peran dan Fungsi Masjid

     

    Oleh: Zaenal Abidin


    foto masjid dan kegiatannya
    Peran Masjid untuk mendidik anak-anak remaja dilingkungannya sangat vital, jika remaja dibiarkan tanpa ada kegiatan-kegiatan yang bernilai positif, tentu mereka akan lari ke hal-hal yang yang bertolak belakang dengan nilai-nilai keislaman. Walaupun memang peran orangtua dan sekolah juga sangat penting, tetapi bukan berarti fungsi masjid untuk membina ummatnya menjadi tidak ada sama sekali.

    Kemajuan teknologi yang semakin canggih ini, harus diakui banyak memberikan dampak yang positif bagi kehidupan ummat manusia, terlebih teknologi itu diciptakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan berbagai hal, namun begitu sisi lain dari kemajuan teknologi yang saat ini semakin berkembang pesat juga harus diawasi bersama, di sini peran orang tua, lembaga pendidikan dan Masjid juga sangat penting, jangan sampai hal-hal tersebut, malah memberikan dampak yang negatif bagi perkembangan anak dan remaja.

    Adanya internet yang semakin tahun semakin berkembang, membuat dunia yang begitu luas, serasa lebih mudah dijangkau, lihat saja perkembangan media sosial di dunia maya, kita dengan mudah dapat menumukan teman-teman kita yang pernah satu sekolahan, kita juga dapat berkenalan dengan orang-orang yang tempat tinggalnya jauh di sana tanpa harus mendatanginya, tetapi sisi yang harus diwaspadai adalah bahwa media sosial, dapat dimanfaatkan untuk tindakan kejahatan, seperti penipuan, penculikan, pemerkosan dan lain-lain. Fenomena seperti ini memang kerap kita temui. Memang ada banyak faktor yang melatarbelakanginya, misalnya, mulai dari minimnya pengawasan orangtua, lemahnya penerapan nilai-nilai keagamaan, serta tidak adanya pembinaan aqidah dan akhlaq kepadanya.

    Dari gambaran di atas, saya menilai pentingnya peranan Masjid dalam membina ummatnya, terutama yang berada di lingkungan Masjid setempat. Pembinaan ini bukan hanya ditujukan kepada orangtua, tetapi harus menyeluruh, mulai dan usia anak-anak TPA sampai lanjut usia, saya sendiri melihat bahwa program-program yang dijalankan oleh Masjid-masjid di sekitar saya, lebih banyak ditujukan kepada para orang tua, di beberapa masjid yang saya temui hampir dipastikan bahwa di situ ada kegiatan (pengajian) untuk para orang tua, tidak sedikit Masjid yang tanpa memiliki program untuk remaja.

    Memang saya menyadari pentingnya pembinaan untuk para orang tua, tetapi jika masa-masa anak dan remaja tidak diperhatikan, justru ini menjadi tanda tanya besar, ke mana fungsi Masjid itu, yang sejatinya melakukan pembinaan tanpa pandang usia, tetapi justru hanya dilaksanakan untuk kalangan tertentu saja (orang tua).

    Jika fungsi - melakukan pembinaan kepada seluruh jamaah tanpa pandang usia -  dijalankan, maka ini akan menjadi salah satu kekuatan tersendiri dalam menangkal kuatnya pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi, selain itu Masjid juga telah membantu para orang tua, guru-guru di sekolah, bahkan pemerintah dalam membina warganya agar menjadi manusia yang mempunyai harga diri, saling menghargai, serta bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku di negeri ini, dengan begitu cita-cita menjadikan masyarakat yang dalam bahasa al-Qur'annya Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur, dapat tercapai, berkat usaha dari seluruh lapisan masyarakat, para orang tua, sekolah dan tentu Masjid yang ada di sekitarnya.


    Read More

    Surat Cinta Untuk Para Dermawan

    Surat Cinta Untuk Para Dermawan Dari Masjid Baitussalam

     

    Masjid Baitussalam
    Pada periode 2014-2016 Masjid Baitussalam memiliki kepengurusan yang baru, setelah terbentuk pada januari 2014 lalu, Takmir Baru telah menyusun program kerja yang akan dilaksanakan pada kepengurusan ini. program kerja tersebut ada yang melanjutkan program yang sudah ada, seperti pengajian Malam Jum'at, Kultum Bakda Maghrib, TPA dan Tadarus Remaja Putra.

    Pada kepengurusan kali ini, ada beberapa program yang baru, diantaranya:

    1. Kultum Subuh
    • Program ini dilaksanakan setiap hari sabtu, bakda shalat subuh. agenda ini menghadirkan pembicara-pembicara dari kalangan pengurus takmir, selain untuk belajar berdakwah , agenda ini bertujuan untuk berbagi ilmu, agar pemahaman para jamaah tentang Islam semakin bertambah, rata-rata pesertanya berjumlah 50 orang.
    2. Tadarus Remaja Putri

    Tadarus Remaja Putri

    • Setelah sekian tahun tidak ada kegiatan program untuk remaja putri, pada awal April 2014 agenda ini mulai dilaksanakan, acara ini sendiri rutin setiap jum'at malam sabtu setelah shalat maghrib sampai isya', selain mengumpulkan beberapa remaja putri untuk tadarus bersama, Takmir pun mendatangkan Mentor dari kampung sebelah, yang bernama Mbak Ruli, beliau diminta untuk membimbing adik-adik remaja masjid yang berjumlah 10 orang, harapannya dengan kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak yang positif bagi remaja itu sendiri.
    3. Kajian Tahsin Tilawah

    kajian tahsin tilawah

    • Takmir Masjid merasa perlu mengadakan program ini, sebab sekalipun para pengurus takmir sudah bisa membaca Al-Qur'an, tidak menjamin bahwa bacaan mereka sudah benar, apalagi Al-Qur'an ini berbahasa arab, yang tentu sangat berbeda dengan bahasa para jamaah, yaitu jawa. perbedaan bahasa ini pun sering memunculkan perbedaan pelafalan seperi pada huruf "Jim, 'Ain, Zai dan hukum-hukum tajwid lainnya.
    4. Tadarus Bersama


    Tadarus Bersama

    • Dinamakn Tadarus bersama karena kegiatan ini merupakan gabungan dari beberapa kelompok tadarus bapak-bapak dan ibu-ibu yang selama ini sudah berjalan, pengertian tadarus di sini adalah membaca Al-Quran bersama-sama, kadang-kadang para peserta diminta untuk membaca satu per satu, dipimpin oleh Bapak Kuwadi, program ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahim antar para jamaah, karena program ini adalah gabungan maka wajar jumlah pesertanya cukup banyak, yaitu 50-60 orang. acara ini sendiri dilaksanakan setiap selapan sekali, yaitu pada malam senin pahing.
    5. Penambahan Guru TPA
    • Pada periode sebelumnya, guru TPA Baitussalam sempat berjumlah 5 orang, tetapi karena sebagian diantara mereka ada yang menikah, kemudian mereka ikut suaminya, dan hanya tinggal 2 orang saja. Keadaan ini menjadi perhatian serius dari kami, sehingga setelah sekian lama hanya diampu oleh 2 orang, takmir masjid merekrut 3 orang guru TPA, sebab dari jumlah 2 orang guru yang ada, sangat tidak berimbang dengan jumlah santrinya, yaitu berkisar antara 30-50 santri.
    Dari lima program kerja yang baru dan beberapa program yang sudah berjalan tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, pengeluaran ini digunakan untuk membeli snak, minum dan honor ustadz, jika dirinci seperti ini
    • Rekrut Guru TPA, jenis pengeluaran; uang
    • Tadarus Remaja Puri, jenis pengeluaran uang untuk Mentor
    • Kajian Tahsin Tilawah, jenis pengeluaran snak, minum dan uang untuk honor ustadz.
    • Kultum subuh jenis pengeluaran; snak dan minum
    • Tadarus Bersama pengeluaran snak dan minum
    Khusus untuk Tadarus remaja putra, walaupun sudah berjalan sekian lama, tetapi baru pada periode ini Takmir Masjid Mengeluarkan dana untuk subsidi snak dan minum yang ketempatan serta honor untuk mentor.

    Selain itu untuk pengajian rutin malam jum'at juga membutuhkan dana untuk sanak, minum dan honor pembicara.

    Untuk itu, bagi para dermawan yang ingin menjadi donatur bebas maupun rutin, dapat menghubungi langsung ke sekretariat Masjid Baitussalam dengan alamat Dusun Pengkol-Cokrokonteng, desa Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta atau bisa menghubungi via telepon ketua Takmir di 0852 2979 1439 atau 0859 2055 3778.

    Sekiranya ada pembaca yang mau bersedia menjadi donatur, kami sangat berterima kasih sekali, dan hanya ucapan do'a jazakumullah khairan katsiraa.

    Read More